Tingkatkan Kualitas Pelayanan, DPMPTSP Kota Banda Aceh Gelar Pelatihan Service Excellence

Banda Aceh — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banda Aceh terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pelatihan Service Excellence bagi seluruh unsur pelayanan di lingkungan DPMPTSP Kota Banda Aceh.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala DPMPTSP Kota Banda Aceh Bapak Mohd Ichsan, S.STP., M.Si dan menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman serta komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, ramah, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pelatihan menghadirkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banda Aceh ibu Dra. Emila Sovayana, M.Si sebagai narasumber. Materi yang disampaikan mencakup aspek sikap, etika, komunikasi, profesionalisme, serta pentingnya membangun budaya pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Dalam pemaparannya, ditekankan bahwa pelayanan prima tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis petugas, tetapi juga tercermin melalui sikap dan perilaku dalam berinteraksi dengan masyarakat. Keramahan, kesopanan, kecepatan merespons, serta kemampuan memahami kebutuhan pengguna layanan menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman pelayanan yang positif.

Penerapan Service Excellence juga menjadi tanggung jawab seluruh unsur yang berada dalam ekosistem pelayanan. Tidak hanya petugas pelayanan dan ASN, tetapi juga tenaga keamanan, tenaga kebersihan, serta unsur pendukung lainnya memiliki peran dalam membentuk kesan dan pengalaman masyarakat ketika menerima layanan di DPMPTSP Kota Banda Aceh.

Hal tersebut sejalan dengan penerapan Core Values ASN BerAKHLAK, khususnya dalam menjaga nama baik instansi melalui sikap profesional, konsistensi, dan ketahanan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pelayanan prima dalam penyelenggaraan pemerintahan juga diarahkan pada empat aspek utama, yakni kecepatan, kemudahan akses, kualitas pelayanan, dan orientasi kepada pelanggan. Keempat aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong transformasi birokrasi agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain hubungan antara petugas dengan masyarakat, pelatihan turut menyoroti pentingnya membangun budaya saling melayani di lingkungan internal organisasi. Setiap individu dan tim memiliki peran untuk saling mendukung lintas bidang, peran, dan tingkatan. Komunikasi yang baik, kolaborasi, serta sikap kerja yang positif diyakini dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis sekaligus produktif.

Melalui pelatihan ini, DPMPTSP Kota Banda Aceh mendorong seluruh unsur pelayanan untuk memiliki persepsi dan komitmen yang sama dalam menerapkan prinsip Service Excellence dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi ice breaking yang dipandu oleh JF Widyaiswara Ahli Madya, Dra. Santi Melvita, M.Pd. Sesi berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Selain mencairkan suasana setelah mengikuti materi pelatihan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun kekompakan, memperkuat komunikasi, dan meningkatkan semangat para peserta.

Dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia dan budaya pelayanan tersebut, DPMPTSP Kota Banda Aceh berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.